SOP BPJS Kesehatan Dikeluhkan, Warga Karo Terpaksa Rogoh Kocek Ratusan Ribu Demi Obat Murah di Apotek Tertentu

REDAKSI TANAH KARO

- Redaksi

Sabtu, 25 April 2026 - 11:52 WIB

5039 views
facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Kantor BPJS Kesehatan Cabang Kabupaten Karo di Kabanjahe.

KABANJAHE –  WARTAREALITAS – Kebijakan Badan Penyelenggara Jaminan Sosial (BPJS) Kesehatan terkait prosedur pengambilan obat Program Rujuk Balik (PRB) di Kabupaten Karo kini tengah menjadi sorotan tajam. Jumat (24/4)

Pasien yang berobat di Pusat Kesehatan Masyarakat (Puskesmas) setempat mengaku dipaksa mengambil obat ke apotek mitra tertentu, yakni Apotek Gloria di Kabanjahe, meski jarak tempuh dari kediaman warga sangat jauh dan memakan biaya besar.

 

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

​Berdasarkan investigasi dan informasi yang dihimpun dari pihak Puskesmas, para tenaga medis mengaku hanya menjalankan Standar Operasional Prosedur (SOP) yang ditetapkan oleh BPJS. Puskesmas hanya memiliki kewenangan menulis resep, sementara ketersediaan obat PRB dikunci pada apotek yang telah ditunjuk oleh BPJS Kesehatan.
Rakyat dipersulit memperoleh obat obatan. Kondisi ini memicu reaksi keras dari Raja Edward Sebayang, anggota Komisi A DPRD  Kabupaten Karo. Ia menilai aturan tersebut sangat tidak logis dan justru mencekik ekonomi masyarakat kecil yang seharusnya terbantu oleh program jaminan kesehatan pemerintah.
​”Jangan persulit masyarakat untuk pengambilan obat. Bayangkan warga yang berobat dari daerah jauh seperti Mardinding atau Lau Pakam, tapi mirisnya harus mengambil obat ke Kabanjahe hanya karena aturan SOP ini,” tegas Raja Edward saat dikonfirmasi awak media.
​Ia memaparkan ironi yang terjadi di lapangan, di mana biaya operasional warga jauh lebih mahal daripada harga obat itu sendiri.
​”Bagaimanaobat yang mau diambil mungkin cuma harga Rp 10.000,-, tapi ongkos bus angkutan pergi-pulang saja dari desa terpencil ke kota kabanjahe sudah habis Rp 100.000,-. Belum lagi waktu warga terbuang satu hari penuh di jalan. Berapa banyak masyarakat yang dirugikan dengan aturan kaku seperti itu? Logikanya, kalau berobat di Puskesmas atau Pustu, ya ambil obatnya di situ juga lah, kan gak memberatkan bagi warga,” tambahnya dengan nada kecewa.
​Sebagai anggota Komisi A yang nota bene bermitra kerja dengan Dinas Kesehatan Kabupaten Karo, Raja Edward menyatakan bahwa dirinya telah berulang kali melakukan koordinasi dengan berbagai pihak untuk mencari solusi atas keluhan masyarakat ini.
​”Saya sudah sering komunikasi dengan Kepala Dinas Kesehatan, Kepala Puskesmas, hingga pihak BPJS sesuai permintaan warga kepada saya. Ini adalah tupoksi kami di Komisi A. Kami meminta ada evaluasi total terhadap SOP ini agar distribusi obat PRB bisa lebih dekat dengan domisili warga,” pungkasnya.
​Saat ini masyarakat berharap kepada pihak BPJS Kesehatan Kabupaten Karo agar memperluas kerja sama dengan apotek-apotek yang ada di tiap kecamatan atau memberdayakan instalasi farmasi di Puskesmas, sehingga warga tidak perlu lagi melakukan perjalanan jauh ke pusat kota hanya untuk menebus obat rutin.

Daris Kaban

Berita Terkait

DPRD Karo Desak Pendelegasian Urusan Adminduk ke Kecamatan untuk Berantas Calo
Kadis PUTR Kabupaten Karo Bergerak Cepat Atasi Genangan Air di Kabanjahe
DPRD Karo Soroti Hak Prerogatif Kepala Desa dalam Memilih Perangkat Desa
Sehari Pasca di Tugaskan Sebagai Plh Kajari Karo Herlangga Wisnu M. SH, MH Langsung Pimpin Rapat 
​H+1 Idul Fitri 2026: Kunjungan Wisata ke Karo Meningkat Signifikan, Pemandian Air Panas Jadi Primadona
Sambut Idul Fitri 1447 H, DPD IPK Kabupaten Karo Dukung Penuh Festival Tabuh Bambu dan Bedug ke-18 di Berastagi
KORMI Kabupaten Karo Hadiri Festival Tabuh Bambu dan Bedug ke-18 di Berastagi
Wujud Kepedulian, Bob Andika Mamana Sitepu dan DPC PDI Perjuangan Karo Dirikan Posko Mudik di Kabanjahe

Berita Terkait

Selasa, 21 April 2026 - 12:03 WIB

Wamendagri Membuka Acara Rapat Pimpinan Nasional Asosiasi Keluarga Pers Indonesia ( AKPERSI)

Senin, 20 April 2026 - 23:15 WIB

DPP KNPI Ajak Masyarakat Indonesia Doakan Presiden Prabowo, Berhasil Kerja Sama Minyak Dan Gas dengan Putin

Minggu, 12 April 2026 - 17:47 WIB

Momentum Idul Fitri, PDBN, PGSI dan RSINU Gandeng Bank BTN, Gelar Khitan Massal Gratis Tahap Kedua

Jumat, 3 April 2026 - 16:30 WIB

Kanwil BPN Kepri, Kanwil Kemenag Kepri dan Kejati Kepri, Teken MoU Optimalisasi Sertipikas Tanah Wakaf

Kamis, 12 Maret 2026 - 21:12 WIB

Jangan Mau Jadi Murid Selamanya! Fahd A Rafiq Bongkar ‘Propaganda Hijau’ yang Ingin Mematikan Nadi Industri Indonesia

Sabtu, 7 Maret 2026 - 22:19 WIB

Ketum AKPERSI Apresiasi Langkah Tegas Meutya Hafid Lindungi Anak di Ruang Digital

Selasa, 23 Desember 2025 - 13:17 WIB

Transformasi Layanan 110: Polda Riau Adopsi Standar Service Excellence Halo BCA

Senin, 22 Desember 2025 - 13:45 WIB

Publik Apresiasi Kepada Kepala BNN RI Dan Jajaran Atas Keberhasilan Bongkar Kasus Narkoba Sepanjang 2025

Berita Terbaru