Jakarta, 5 Mei 2026 — Dewan Pimpinan Pusat Lembaga Independen Pemuda Pemerhati Indonesia menegaskan bahwa program Makan Bergizi Gratis (MBG) yang dijalankan oleh Badan Gizi Nasional merupakan langkah strategis dan tepat dalam upaya meningkatkan kualitas sumber daya manusia Indonesia sejak dini.
Ketua Umum DPP LIPPI Dedi Siregar menyampaikan bahwa keberlanjutan program MBG sangat penting untuk memastikan terpenuhinya kebutuhan gizi anak-anak Indonesia, khususnya di usia sekolah. Program ini dinilai tidak hanya berdampak pada kesehatan, tetapi juga berkontribusi terhadap peningkatan konsentrasi belajar, prestasi akademik, serta pembentukan generasi yang unggul dan berdaya saing.
“Kami menilai program Makan Bergizi Gratis adalah investasi jangka panjang bangsa. Oleh karena itu, sudah tepat jika program ini dilanjutkan dan diperkuat, bukan justru dihentikan,” tegasnya.
Lebih lanjut, DPP LIPPI menyoroti munculnya aksi demonstrasi dan narasi di ruang publik yang menyerukan penghentian program MBG. Narasi tersebut dinilai sebagai bentuk framing yang tidak konstruktif dan berpotensi menghambat kemajuan anak bangsa.
“Seruan ‘Hentikan MBG’ merupakan narasi yang keliru dan berpotensi menyesatkan publik. Jika dibiarkan, hal ini dapat mengganggu upaya kolektif dalam membangun generasi sehat dan cerdas,” lanjutnya.
” Kami juga mengajak seluruh elemen masyarakat, termasuk pemangku kebijakan, akademisi, dan organisasi kepemudaan untuk bersama-sama mendukung keberlanjutan program MBG sebagai bagian dari komitmen nasional dalam menciptakan generasi emas Indonesia ” ujar Dedi Siregar
Selain itu, pihaknya mendorong pemerintah untuk terus melakukan evaluasi dan penyempurnaan dalam implementasi program agar tepat sasaran, transparan, dan berkelanjutan.
“Yang dibutuhkan saat ini adalah dukungan dan pengawasan bersama, bukan narasi yang justru melemahkan program yang memiliki dampak besar bagi masa depan bangsa,” tutup Aktivis Nasional itu
SALAM HORMAT,
DEWAN PIMPINAN PUSAT
LEMBAGA INDEPENDEN PEMUDA PEMERHATI INDONESIA
KETUA UMUM
DEDI SIREGAR



























