Tahanan Tewas dalam Pengawalan Petugas Lapas, Luka Lebam di Punggung Fanni Ismail Jadi Tanda Tanya Besar

REDAKSI TANAH KARO

- Redaksi

Kamis, 7 Mei 2026 - 23:28 WIB

507 views
facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

ASAHAN,Wartarealitas – Kabar duka sekaligus keganjilan datang dari institusi pemasyarakatan. Seorang pria bernama Fanni Ismail Perangin-angin (FIP), usia 41 tahun, warga Dusun II Hessa Perlompongan, Kecamatan Air Batu, dilaporkan meninggal dunia saat dalam perjalanan menuju fasilitas kesehatan pada Kamis (07/05).

 

​FIP merupakan tahanan titipan dari Polsek Air Batu, Polres Asahan, yang sedang menjalani masa penahanan di Lapas Labuhan Ruku.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

 

​Berdasarkan informasi yang dihimpun, sebelum dinyatakan meninggal dunia, korban sempat dilarikan oleh petugas Lapas Labuhan Ruku menuju Puskesmas Labuhan Ruku karena kondisinya yang memburuk

 

Namun nahas, saat dalam perjalanan di bawah pengawalan petugas, nyawa korban tidak tertolong dan dinyatakan meninggal dunia sebelum sempat mendapatkan perawatan medis di Puskesmas.

 

Temuan Luka Lebam yang Mencurigakan

​Kecurigaan pihak keluarga mencuat saat jenazah korban diperiksa. Dalam dokumentasi video yang diambil pihak keluarga, ditemukan banyak tanda-tanda kekerasan pada fisik FIP, meliputi:

 

​▪︎ Lebam hebat di bagian punggung dan pinggang belakang yang berwarna keunguan.

​▪︎ Bekas luka trauma di area paha dan kaki.

​▪︎ Pembengkakan di beberapa bagian tubuh lainnya yang tidak wajar untuk kematian karena sakit alami.

 

​”Keluarga sangat terpukul. Sehari sebelum kematian korban, pihak keluarga sempat berkomunikasi via Vidio Call telepon dengan korban, saat itu korban dalam keadaan baik baik saja tidak ada keluhan sakit. Bagaimana mungkin ke esokan harinya saat diantar petugas kondisi tubuhnya penuh luka lebam seperti itu? Kami menduga kuat ada tindakan penganiayaan yang terjadi di dalam sel sebelum dia dilarikan ke Puskesmas,” ujar DP salah satu perwakilan keluarga (abang kandung korban) .

 

​Kematian FIP saat dalam pengawalan petugas Lapas memicu tuntutan keras dari pihak keluarga agar ada transparansi hukum. Mereka mendesak agar lapas Labuhan Ruku dan Polres Asahan segera memberikan klarifikasi jujur mengenai apa yang terjadi di dalam sel hingga menyebabkan korban kritis dan penuh luka lebam.

 

​Pihak keluarga juga berharap agar Kedokteran Forensik melakukan autopsi untuk memastikan apakah luka lebam tersebut merupakan penyebab utama kematian.

 

​Minta Pendampingan Komisi III DPR RI

​Guna mencari keadilan yang sebenar-benarnya dan menghindari adanya upaya penutupan kasus, pihak keluarga korban secara resmi menyatakan akan meminta pendampingan hukum kepada Komisi III DPR RI.

 

​Keluarga berharap besar kepada Bapak Dr. Hinca I.P. Pandjaitan XIII, S.H., M.H., ACCS , anggota Komisi III DPR RI asal Sumatera Utara, untuk memberikan atensi khusus dan mengawal kasus ini. Keluarga yakin dengan pengawalan dari tingkat pusat, tabir gelap kematian Fanni di balik jeruji besi dapat terungkap secara transparan.

 

Kepada Bapak Kapolda Sumatera Utara segera mencopot dan memproses hukum oknum yang terlibat jika terbukti terjadi kelalaian atau penganiayaan terhadap tahanan. Ungkap  keluarga korban

 

​Hingga berita ini diterbitkan, pihak Kepala Lapas Labuhan Ruku saat dikonfirmasi wartawan melaui pesan singkat whatsApp belum memberikan keterangan resmi terkait penyebab memburuknya kondisi kesehatan korban secara mendadak. Kasus ini kini menjadi sorotan publik sebagai preseden buruk bagi pengawasan tahanan di wilayah Sumatera Utara.

 

(Red)

 

Berita Terkait

Perawat Khairunnisah Laporkan Dugaan Penipuan Senilai Rp46 Juta ke Polres Batu Bara – Diduga Dijanjikan Kerja di PTPN IV
Pemberitaan Mencederai Lapas Labuhan Ruku – Kalapas Laporkan ke Dewan Pers, YLBH-CNI Siap Hukum
Tanggapi Isu Negatif, Kalapas Labuhan Ruku Pastikan Dugaan Narapidana Kendalikan Narkoba adalah Hoaks
Peringati HBP Ke-62, Lapas Labuhan Ruku Ikuti Tasyakuran Virtual Via Zoom Bersama Pusat dan Beri Penghargaan Kepada Mitra Strategis

Berita Terkait

Jumat, 8 Mei 2026 - 18:55 WIB

Polsek sambeng gelar patroli harkamtibmas malam untuk memberikan pelayanan terhadap masyarakat. 

Jumat, 8 Mei 2026 - 18:52 WIB

Polsek Sambeng patroli p2b, upaya komitmen nyata kepedulian polri dalam mendukung program Asta cita.

Jumat, 8 Mei 2026 - 18:47 WIB

Polsek Sambeng patroli obyek vital.

Jumat, 8 Mei 2026 - 18:43 WIB

Polsek Sambeng gelar patroli lalu lintas pada, untuk memberikan kemudahan pelayanan terhadap masyarakat

Jumat, 8 Mei 2026 - 18:37 WIB

Polsek sambeng gelar patroli harkamtibmas ajak warga untuk menjaga harkamtibmas, di wilayah Sambeng. 

Jumat, 8 Mei 2026 - 18:32 WIB

Patroli wilayah untuk antisipasi bencana alam di wilayah sambeng. 

Rabu, 6 Mei 2026 - 09:46 WIB

Polsek Sukorame melalui Polisi pendamping secara intens laksanakan monitoring kawasan lahan P2B milik warga dalam rangka dukung program astacita Pemerintah.

Rabu, 6 Mei 2026 - 09:40 WIB

Polsek sukorame intensifkan patroli kawasan SPBU dan publik area antisipasi kriminalitas di ruang publik

Berita Terbaru

LAMONGAN

Polsek Sambeng patroli obyek vital.

Jumat, 8 Mei 2026 - 18:47 WIB

error: Content is protected !!